Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan berbagai program pemerintah, seperti pemberian diskon dan kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA). Program lainnya termasuk bantuan sosial (bansos) yang dapat mendorong aktivitas ekonomi RI, seperti diberitakan MetroTV News.
“Kita berpuasa 30 hari dan tentunya makna kemenangan ini juga berkaitan dengan ekonomi. Pemerintah membuat banyak program, termasuk diskon, kemudian mendorong mobilitas melalui work from anywhere, dan juga berbagai program termasuk bantuan pangan, bantuan sosial,” ungkap Airlangga saat menggelar kegiatan open house merayakan Hari Idulfitri 2026 di kediamannya kawasan Widya Chandra.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan mobilitas masyarakat. Hal ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan konsumsi dan pertumbuhan ekonomi.
“Dan kita berharap bahwa dengan momentum kemenangan ini kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama 5,5 persen,” ucap dia.
Insentif Dorong Mobilitas Masyarakat
Sebelumnya, pemerintah menggulirkan sejumlah insentif untuk mendorong mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Salah satunya melalui pemberian potongan harga pada sektor transportasi dan tarif jalan tol.
Program tersebut mencakup keringanan biaya perjalanan pada berbagai moda, seperti pesawat udara, kereta api, dan angkutan laut. Hal ini juga mencakup transportasi darat guna mempermudah masyarakat melakukan perjalanan mudik.
Pemerintah memberikan diskon tiket kereta api dan angkutan laut masing-masing hingga sekitar 30 persen. Selain itu, ada pembebasan tarif jasa penyeberangan dan potongan harga tiket pesawat pada kisaran 17-18 persen. Total kebutuhan anggaran untuk program insentif transportasi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp900 miliar, yang bersumber dari APBN maupun dukungan non-APBN.
Salurkan Bantuan Pangan
Selain insentif perjalanan, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan juta keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat selama periode tersebut. Bantuan tersebut berupa paket kebutuhan pokok, antara lain beras dan minyak goreng, yang disalurkan untuk periode dua bulan kepada lebih dari 35 juta keluarga.
Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga menyampaikan ucapan Idulfitri kepada masyarakat. Ia sekaligus mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi gejolak global, khususnya terkait harga minyak.
“Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin, dan dalam suasana ini, tentu kita berharap kita bersama-sama menghadapi gejolak krisis minyak ke depan,” tutur dia.
Penutup
Program pemerintah berupa diskon, WFA, dan bantuan sosial diprediksi dapat mendorong ekonomi RI tumbuh 5,5% di kuartal pertama 2026. Dukungan program ini diharapkan meningkatkan mobilitas dan konsumsi masyarakat secara signifikan. Langkah ini juga menjadi upaya strategis pemerintah dalam memulihkan dan memperkuat perekonomian pasca-Ramadan dan Idulfitri.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar ekonomi, nasional, internasional, politik, pendidikan, kesehatan, religi, olahraga, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.