Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat fokus pada pembahasan kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi. Presiden Prabowo tiba di Washington DC pada Selasa (17/2) waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia-1 mendarat di Pangkalan Militer Andrews.
Kedatangan Presiden disambut hangat oleh ratusan diaspora Indonesia. Mereka terdiri dari mahasiswa, pekerja, dan warga yang tinggal di Washington DC serta sekitarnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari diplomasi langsung Presiden untuk memperkuat rantai ekonomi dan meningkatkan produktivitas industri dalam negeri, sebagaimana dilaporkan Antara News.
Pertemuan dengan Pemerintah dan Pengusaha AS
Presiden Prabowo langsung mengadakan pertemuan pada malam hari waktu setempat. Agenda ini mencakup diskusi dengan pemerintah dan pengusaha Amerika Serikat.
“Pertemuan difokuskan untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang,” ujar Teddy dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Pendamping Presiden
Dalam penerbangan menuju Amerika Serikat, Presiden Prabowo didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, juga ikut mendampingi selama perjalanan untuk mendukung agenda diplomasi dan pertemuan penting.
Agenda Utama Kunjungan
Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri tiga agenda utama:
- Pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu (18/2).
- Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza pada Kamis (19/2).
- Pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump, termasuk penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART). Negosiasi ART ini telah berlangsung sejak 2025.
Indonesia di Dewan Perdamaian
Terkait BoP, KTT perdana akan dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump Jr. Indonesia resmi menjadi anggota BoP setelah Presiden Prabowo menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut. Penandatanganan berlangsung pada acara peluncuran di Davos, Swiss, 22 Januari 2026.
Selain Indonesia, negara anggota lainnya antara lain Amerika Serikat, Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, dan Bulgaria. Negara anggota lainnya adalah Mesir, Jordania, Kazakhstan, Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab.
Penutup
Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat menegaskan fokus pemerintah pada penguatan kerja sama ekonomi dan perjanjian perdagangan strategis yang saling menguntungkan. Diplomasi ini diharapkan membuka peluang baru bagi perdagangan, investasi, dan produktivitas industri di Indonesia.
Jangan lewatkan berita seputar diplomasi Indonesia, ekonomi, investasi, perdagangan, Board of Peace, kegiatan diaspora, pembangunan industri, dan kerja sama bilateral lainnya di PakistanIndonesia.com.