Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendukung program skrining kesehatan sistem jantung bagi atlet. Kemenpora juga siap bekerja sama dengan Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PP PERKI) untuk melaksanakan program ini, seperti dikutip dari Kemenpora.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat saat menerima Ketua PP PERKI dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP(K), PhD. Pertemuan juga dihadiri dr. M. Ridwan, Sp.JP(K) dan dr. Olivia Handayani Nelwan Sp.JP(K) di ruang kerja Lantai 8, Kemenpora, pada Senin (9/3) pagi.
Dukungan Kemenpora untuk Skrining Kesehatan Sistem Jantung Atlet
“Menurut saya apa yang dilakukan oleh PP PERKI sangat bagus dan membantu dalam melakukan skrining atlet, apalagi dilakukan sejak usia dini. Ke depan saya akan melaporkan ke Pak Menpora untuk usulan tindak lanjut bentuk kerja samanya,” kata Wamenpora Taufik.
Pada pertemuan tersebut, Ketua PP PERKI dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP(K), PhD menjelaskan bahwa apa yang dilakukan PP PERKI merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah. Langkah ini juga ditujukan untuk mendukung cabang olahraga agar dapat melakukan skrining terhadap atlet.
Usulan Tindak Lanjut
Ada beberapa usulan tindak lanjut skrining kesehatan kardiovaskular atlet yang diinginkan PP PERKI untuk bisa bekerja sama dengan Kemenpora. Salah satunya yakni, adanya integrasi skrining kesehatan kardiovaskular atlet ke dalam sistem pembinaan atlet nasional.
“Terima kasih Pak Wamenpora atas waktunya, kami dari PP PERKI sangat peduli dan ingin membantu agar atlet-atlet kita bisa terhindar dari serangan jantung, karena itu sangat berbahaya. Kami berharap ada tindak lanjut kerja sama dengan Kemenpora kedepannya,” ujar Ketua PP PERKI dr. Ade Meidian Ambari, Sp.JP(K), PhD.
Penutup
Kerja sama Kemenpora dengan PP PERKI dalam skrining kesehatan sistem jantung atlet menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan atlet nasional. Program ini juga menunjukkan dukungan PP PERKI dalam membantu pemerintah dan cabang olahraga melindungi atlet dari risiko serangan jantung. Ke depannya, diharapkan ada tindak lanjut kerja sama dengan Kemenpora agar pembinaan atlet semakin optimal.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar kerja sama olahraga, kerja sama kesehatan, kerja sama nasional, kerja sama internasional, kerja sama ekonomi, kerja sama politik, kerja sama pendidikan, kerja sama teknologi, kerja sama pariwisata, dan kerja sama seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.