PT Pertamina (Persero) menetapkan harga resmi Liquefied Petroleum Gas (LPG atau elpiji) subsidi maupun nonsubsidi masih sama atau tidak berubah, per April 2026. Kebijakan ini sekaligus menepis isu kenaikan harga elpiji yang sebelumnya sempat beredar, seperti diberitakan MetroTV News.
Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat pengguna LPG, baik rumah tangga maupun pelaku usaha kecil. Stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga kebutuhan energi tetap terjangkau di tengah aktivitas ekonomi sehari-hari.
Harga LPG Subsidi 3 Kg Masih Stabil
Gas elpiji subsidi atau gas melon terlihat masih dalam kisaran Rp19 ribu sampai Rp22 ribu per tabung, harga ini masih dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Gas melon ini masih bisa masyarakat temukan di berbagai toko atau warung eceran terdekat.
Harga LPG Nonsubsidi Tidak Mengalami Kenaikan
Sementara, gas elpiji nonsubsidi juga belum ada kenaikan harga. Berdasarkan pantauan melalui laman resmi Pertamina, sejak November 2023 harga yang berlaku masih tetap sama tanpa adanya penyesuaian. Berikut harga gas elpiji nonsubsidi yang bisa ditemukan penjual pangkalan atau pengecer:
- Harga gas elpiji 5,5 kg berkisar antara Rp90 ribu sampai Rp110 ribu per tabung.
- Harga gas elpiji 12 kg sekitar Rp192 ribu hingga Rp212 ribu per tabung.
Dampak Stabilitas Harga LPG bagi Masyarakat
Stabilitas harga lpg memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, terutama rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Kebutuhan energi harian dapat terpenuhi tanpa adanya beban tambahan akibat kenaikan harga. Selain itu, kepastian harga juga membantu pelaku usaha dalam menjaga kestabilan biaya produksi, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan normal.
Penutup
Stabilitas harga lpg subsidi maupun nonsubsidi per April 2026 menjadi bukti bahwa pasokan energi nasional masih terjaga dengan baik. Kondisi ini juga memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa kekhawatiran adanya kenaikan harga. Dengan situasi yang relatif stabil, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar ekonomi, nasional, internasional, politik, pendidikan, kesehatan, religi, olahraga, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.