Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan tahun ini mulai merealisasikan program yang mendorong guru tingkat Sekolah Dasar (SD) memiliki kemampuan Bahasa Inggris. Kemampuan tersebut nantinya akan diajarkan kepada siswa untuk menghadapi persaingan global, seperti diberitakan Antara News.
“Sekarang ada program latihan Bahasa Inggris untuk guru,” kata Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen Iwan Junaedi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu.
Program Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD
Iwan menuturkan Kemendikdasmen memiliki banyak program untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia yang perlu disampaikan hingga tingkat daerah. Salah satunya disampaikan kepada sejumlah kepala sekolah dan guru di Kabupaten Garut dalam kegiatan “Penguatan Ekosistem Kepemimpinan Sekolah Melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam” di Cipanas Garut.
Program kemampuan Bahasa Inggris bagi guru SD itu, kata dia, sementara diprioritaskan tahun ini untuk guru kelas 3 SD. Selanjutnya, program tersebut akan diterapkan bagi guru di tingkatan kelas yang lebih tinggi.
“Pelatihan guru kelas dengan dasar tahun ini untuk kelas 3 dulu, besok kelas 4, 5, 6,” kata Iwan.
Ia menyampaikan program guru SD mahir bahasa asing itu rencananya akan diluncurkan secara resmi oleh Kemendikdasmen di Bandung. Peluncuran program tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 8 Mei 2026.
Tujuan Program Kemampuan Bahasa Inggris
Untuk menyukseskan program Bahasa Inggris bagi guru SD, pihaknya akan menyiapkan tenaga pengajar atau pelatih. Pendampingan tersebut dilakukan hingga guru yang bersangkutan memiliki dasar kemampuan berbahasa Inggris.
“Iya, ada pelatihnya untuk kemudian pembelajaran mendalam,” kata Iwan.
Ia menjelaskan tujuan latihan Bahasa Inggris bagi guru SD agar guru yang bersangkutan dapat mengajarkan kembali materi tersebut kepada anak didiknya. Dengan begitu, program itu diharapkan mampu melahirkan siswa yang mahir dan percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris.
Selama ini, lanjut dia, anak Indonesia masih memiliki kelemahan dalam penguasaan bahasa asing. Karena itu, ke depan peserta didik diharapkan mahir berbahasa Inggris dan mampu mengambil peluang kerja di luar negeri.
“Jadi, kemampuan berbahasa Inggris ini program kementerian, diantaranya adalah kuasai Bahasa Inggris tanpa meninggalkan bahasa lokal, dan kekuatan Bahasa Indonesia,” kata Iwan Junaedi.
Penutup
Program pelatihan kemampuan Bahasa Inggris bagi guru SD diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia dalam menghadapi persaingan global. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari tenaga pengajar, guru diharapkan lebih percaya diri dalam mengajarkan Bahasa Inggris kepada siswa sejak dini. Kemendikdasmen juga menegaskan bahwa penguasaan Bahasa Inggris tetap harus berjalan seiring dengan penguatan bahasa lokal dan Bahasa Indonesia.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar pendidikan, nasional, internasional, ekonomi, politik, kesehatan, religi, olahraga, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.