Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Yayasan Bakti Merah Putih (BMP) menggelar kegiatan berbagi manfaat kepada para guru di kawasan Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Kamis (07/05/2026).
Kegiatan ini diawali dengan proses survei dan peninjauan lapangan. Sebelumnya, tim BMP telah melakukan investigasi langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Survei dan Peninjauan Lokasi Bantuan
Ketua Pembina Yayasan BMP, Atta Ul Karim, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan harus dilakukan secara selektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh penerima.
“Guru-guru di kota besar umumnya sudah cukup sejahtera. Namun, di pelosok masih banyak yang jauh dari kata sejahtera, padahal peran mereka sangat mulia dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa setelah melihat kondisi sekolah melalui dokumentasi yang dikirimkan tim, pihaknya menilai sekolah tersebut sangat layak menerima bantuan.
Kondisi Sekolah dan Sistem Pendidikan Gratis
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan BMP, Rifai Akif, mengaku terkejut mengetahui bahwa sekolah penerima bantuan tersebut tidak memungut biaya dari para siswanya.
“Sekolah hanya menyediakan kencleng untuk donasi sukarela. Jumlahnya bebas, bisa seribu, dua ribu, atau bahkan tidak mengisi sama sekali,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Yayasan Az Zabidiyah, Ahmad Tata Muttaqien, menyampaikan bahwa yayasan yang dipimpinnya telah berdiri sejak tahun 2000. Namun, perkembangan infrastruktur berjalan cukup lambat dan masih banyak yang perlu dibenahi.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar harus tetap berjalan.
“Untuk Madrasah Diniyah, kami pernah menerapkan iuran bulanan, tetapi hanya bertahan empat bulan karena jumlah murid terus berkurang,” tuturnya.
Ia memahami kondisi ekonomi masyarakat sekitar yang masih terbatas, sehingga akhirnya memutuskan untuk menggratiskan biaya pendidikan.
“Saat ini ada sekitar 50 anak didik yang belajar di sini,” tambahnya.
Dukungan untuk Guru dan Harapan Ke Depan
Terkait kesejahteraan guru, Tata menjelaskan bahwa sebagian besar bergantung pada donasi.
“Alhamdulillah, ada beberapa alumni yang kini sudah mapan dan rutin memberikan bantuan setiap bulan,” ungkapnya.
Diharapkan kehadiran tim BMP dapat membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan sekolah dan para guru. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar dapat terus berjalan dengan lebih baik di masa mendatang.
Penutup
Diharapkan kegiatan Yayasan Bakti Merah Putih ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan guru di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor. Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu mendorong keberlangsungan pendidikan di sekolah gratis tersebut agar tetap berjalan dengan baik. Selain itu, kolaborasi berbagai pihak juga diharapkan terus terjalin untuk mendukung pendidikan yang lebih merata di Indonesia.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar pendidikan, nasional, internasional, ekonomi, politik, kesehatan, religi, olahraga, pariwisata, teknologi, dan seni budaya hanya di PakistanIndonesia.com.